Arti Masjid Nurul Jannah
Masjid Nurul Jannah mempunyai arti yang mungkin masyarakat dusun Lekke tidak sampai 2% mengetahuinya. Masjid Nurul Jannah terdiri dari dua kata yaitu Nurul dan Jannah. Nurul artinya cahaya dan Jannah artinya Surga. Jadi, Nurul Jannah mempunyai arti Cahaya Surga.
Letak Masjid Nurul Jannah
Mesjid Nurul Jannah Birue Dusun Lekke terletak di Pakka Laleng. Masjid Nurul Jannah menempati tempat yang cukup strategis karena berada di tengah-tengah dusun Lekke dimana letaknya berada dekat persimpangan jalan dusun Lekke ke Mattampa Walie, dusun Lekke ke Tellu Limpoe dan dusun Lekke ke Panasae/Tonronge.
Masjid Nurul Jannah mempunyai arti yang mungkin masyarakat dusun Lekke tidak sampai 2% mengetahuinya. Masjid Nurul Jannah terdiri dari dua kata yaitu Nurul dan Jannah. Nurul artinya cahaya dan Jannah artinya Surga. Jadi, Nurul Jannah mempunyai arti Cahaya Surga.
Letak Masjid Nurul Jannah
Mesjid Nurul Jannah Birue Dusun Lekke terletak di Pakka Laleng. Masjid Nurul Jannah menempati tempat yang cukup strategis karena berada di tengah-tengah dusun Lekke dimana letaknya berada dekat persimpangan jalan dusun Lekke ke Mattampa Walie, dusun Lekke ke Tellu Limpoe dan dusun Lekke ke Panasae/Tonronge.
Sejarah Masjid Nurul Jannah Birue Dusun Lekke
Berbicara dengan sejarah masjid Nurul Jannah, mungkin penulis bukanlah orang yang tepat untuk menceritaknnya karena penulis sendiri tidak mengetahui banyak tentang masjid tersebut dikarenakan penulis termasuk dalam kategori pemuda yang belum lahir pada saat pendirian masjid tersebut. Namun tujuan penulis untuk menulisnya agar masjid mempunyai catatan tersendiri bagi masyarakat dusun Lekke untuk ke depannya.
Menurut catatan yang tertulis di Sistem Informasi Masjid (SIMAS), Masjid Nurul Jannah didirikan pada tahun 1965. Awal penggunaan masjid tersebut masi menggunakan daun aren pada dindingnya.
Menurut ibu penulis yang bernama Mode Binti Paddahu mengatakan bahwa "ada suatu masa ketika masyarakat sedang melaksanakan sholat tarwih, tiba-tiba kaum wanita diganggu oleh laki-laki nakal yang tidak melaksanakan sholat tarwih dengan cara menarik mukena si wanita yang sedang melaksanakan sholat tarwih. Gangguan tersebut lebih mudah dilakukan oleh kaum pria karena dinding masjid tersebut menggunakan daun aren yang pada dasarnya sangat mudah dirobohkan.
Menurut catatan yang tertulis di Sistem Informasi Masjid (SIMAS), Masjid Nurul Jannah didirikan pada tahun 1965. Awal penggunaan masjid tersebut masi menggunakan daun aren pada dindingnya.
Menurut ibu penulis yang bernama Mode Binti Paddahu mengatakan bahwa "ada suatu masa ketika masyarakat sedang melaksanakan sholat tarwih, tiba-tiba kaum wanita diganggu oleh laki-laki nakal yang tidak melaksanakan sholat tarwih dengan cara menarik mukena si wanita yang sedang melaksanakan sholat tarwih. Gangguan tersebut lebih mudah dilakukan oleh kaum pria karena dinding masjid tersebut menggunakan daun aren yang pada dasarnya sangat mudah dirobohkan.
Profil Masjid Nurul Jannah
Masjid Nurul Jannah memiliki nomor ID 01.4.26.08.12.000026, luas tanah 250 meter persegi, status tanah : wakaf dan luas bangunan 247 m persegi. Sumber: SIMAS
Kunjungi Facebook Syah Rullah
Kunjungi Facebook Syah Rullah
0 komentar:
Posting Komentar
Blog ini hanya sebagai dasar untuk pengembangan. Pengembangan blog ini akan selalu diperbaharui (update) atau pakkabarui (Bugis) sesuai pengetahuan penulis maupun masukan dari pembaca (reader).
Kirim pesan komentar anda yang sifatnya membangun dengan kata-kata yang sopan!