Histats

Jam

Selasa, 27 Februari 2018

Bujung LompoE di Birue

Bujung LompoE adalah sumur yang bersejarah di Birue. Bujung LompoE pada awalnya bagus penataanya karena bentuknya sudah didesain sehingga kelihatan agak mewah pada saat itu. 

Sebelum terjadi tanah longsor, Bujung LompoE mempunyai lantai depan dan samping kiri-kanan yang sangat luas yang digunakan masyarakat untuk mencuci. Selain itu, sumur sersebut juga mempunyai atap yang bisa digunakan berteduh ketikan hujan. Bisa dikatakan bahwa Bujung LompoE adalah sumur mewah pada masa sekitar tahun 1995 karena terbuat dari bahan semen dimana pada saat itu belum ada rumah yang menggunakan semen. Namun sekitar 1995 bentuknya tidak lagi seperti dahulu karena terjadi tanah longsor tepat pada bagian atas sumur tersebut sehingga sumur tersebut terkubur dan tidak terlihat lagi. Namun beberapa waktu kemudian, masyarakat berusaha menggali kembali agar sumur tersebut bisa kelihatan dan terpakai lagi.

Sumur tersebut sudah kelihatan pada saat ini namun tidak tampak seperti dulu lagi karena dulunya ada yang dinamakan Ulu Bujung (kepala sumur) dan Indo Bujung (mama sumur). Ulu Bujung adalah tempat kaluarnya air dari tanah dan tidak bisa diambil airnya secara langsung. Namun ketika air sudah turung ke Indo Bujung, maka barulah bisa diambil airnya. Pada saat ini, kepala sumur saja digunakan karena mama sumur masi terkubur dengan tanah longsor.

Terkuburnya Bujung Lompoe oleh tanah longsor dipercayai oleh masyarakat bahwa yang menyebabkan hal itu terjadi karena masyarakat setempat tidak mentaati aturan yang berlaku seperti tidak diperbolehkan menggunakan timbah yang terbuat dari plastik atau bahan lainya kecuali dari bahan alam yang berupa Kaddaro Kaluku dan Bila. 

Bujung LompoE dulunya sumur yang merupakan sumber air yang sangat dibutuhkan masyarakat yang ada di BiruE sebelum adanya pipa air dari bantuan pemerintah setempat. Bahkan masyarakat di Babang Rilau atau Lebba'E selalu berbondong-bondong untuk mengambil air di tempat tersebut ketika musim kemarau. Bisa dikatakan bahwa Bujung LompoE adalah satu-satunya sumur yang dianggap bersih airnya daripada sumur lainnya.
Bujung LompoE tidak pernah kering walaupun musim kemarau panjang melanda.

Ketika musim kamarau, masyarakat antri untuk mengbil air dengan cara berdasarkan urutan kedatangan mereka. Misalnya, jika si A datang dulun daripada si B, maka si A berhak mengambil air terlebih dahulu. Hal ini dilakukan karena air akan habis ketika banyak orang yang mengabilnya. Jadi harus menunggu beberapa menit lagi baru bisa diambil lagi.



Arelle (jagun)
Merupakan tumbuhan 
yang dilestarikan
di Dusun Lekke

🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽

0 komentar:

Posting Komentar

Blog ini hanya sebagai dasar untuk pengembangan. Pengembangan blog ini akan selalu diperbaharui (update) atau pakkabarui (Bugis) sesuai pengetahuan penulis maupun masukan dari pembaca (reader).
Kirim pesan komentar anda yang sifatnya membangun dengan kata-kata yang sopan!